Pada tanggal 28 November 2018 saya melaksanakan proyek Character Building : Pancasila yaitu saya dan teman teman sekelompok saya mengunjungi museum – museum yang ada di kota tua yang lebih tepatnya 3 musem yaitu museum wayang , museum Fatahillah dan museum Seni Rupa dan Keramik, Kota tua merupakan sebuah wilayah kecil di Jakarta, Indonesia. Yang dulu dijuluki "Permata Asia" dan "Ratu dari Timur" pada abad ke-16 oleh pelayar Eropa, Jakarta Lama dianggap sebagai pusat perdagangan untuk benua Asia karena lokasinya yang strategis dan sumber daya melimpah. Di dalam kota tua ini banyak sekali peninggalan – peninggalan sejarah dari kota ini sendiri yang memiliki value lebih darisekedar pajangan semata.
Museum wayang merupakan museum pertama yang kami kujungi, bangunan museum tersebut terlihat belum dirombak dari segi eksternal bentuknya masih memiliki ciri khas zaman dulu , kami harus membayar tiket perorangan untuk masuk ke museum tersebut ,dari segi internal museum wayang sudah terlihat jauh lebih modern walaupun masi memiliki nuansa zaman dulu. Disini di pajang berbagai jenis wayang yang didapat dari segala penjuru Indonesia.Tidak hanya itu ada juga wayang – wayang yang berasal dari luar negri,semua wayang tersebut terlihat sangat indah dan memiliki sejarah yang panjang.
Museum kedua yang kami kunjungi merupakan museum fatahillah. Bangunan yang terlihat menyerupai sebuah bangunan istana yang kokoh dan memiliki nilai sejarah yang sangat tinggi di buat sedemikian rupa agar dapat memenuhi semua kebutuhan yang gedung tersebut diperlakukan untuk digunakan , didalam museum ini terdapat banyak tempat- tempat kami menemukan banyak replica dari peningalan yang ada di Indoenesia sampai kami meilhat penjara- penjara yang digunakan saat masa penjajahan dulu.
Musem terakhir yang kami kunjungi merupakan museum seni rupa dan keramik disana kami meilhat bayak peniggalan lukisan , seni dan keramik dari berbagai tahun dan berbagai penjara Indonesia yang terlihat sangat indah,adajuga patung – patungan dan koleksi keramik dari peninggalam kapal yang karam. Seperti mangkok piring gelas dan lain- lain. Setelah mengunjugi ketiga museum terebut dan berkeliling kota tua kami pun pulang dan merefleksikan diri kami dan sekeliling kami masing-masing.
Sebelum melakukan kegiatan ini , saya memiliki harapan bahwa dengan dilakukannya proyek ini kami dapat mengenal lebih dalam lagi tentang sejarah dan peninggalam yang ada di Indonesia ini dimulai dari seni rupa dan peninggalan fisik lalu berpindah kepada penginggalan yang bersifat abstrak seperti ingatan kenangan dan lain – lain.dan melalui proyek ini saya juga tersadar betapa pentingnya sikap nasionalisme dan memiliki rasa kebangaan atas Negara yang saya tinggali ini.dengan melakuka proyek ini saya juga tersdar bahwa di Indonesia ini beragam sekali budaya dan etnis yang ada yang harus di lindungi dan dijunjung tinggi demi mempertahankan sikap persaudaraan yang sudah terjalin. Proyek ini dapat meningkatkan nasionalisme dengan kami berada disana melihat segala peninggalannya dan bergam budaya tersadar bahwa betapa beruntungnya kami menjadi warga Negara ini.setelah dilakukan proyek kami akan lebih menghargai budaya dan Negara ini dan mencintai segala isinya dan menjunjung tinggi.
Comments
Post a Comment