Pada
hari Rabu tanggal 28 November 2018 pada pukul 10.00 WIB sampai dengan pukul 13.30
WIB. Kami mengadakan kegiatan yaitu mengunjungi museum. Lebih tepatnya terdapat
tiga museum yang kami kunjungi pada hari tersebut. Ketiga museum tersebut
berlokasi di Kota Tua Jakarta. Pada hari Rabu pada tanggal 28 November 2018
pada pukul 10.00 WIB sampai dengan pukul 10.30 WIB kami berkumpul untuk
mempersiapkan kegiatan, mempersiapkan kamera, briefing, dan sebagainya.
Pada
pukul 10.30 WIB sampai dengan pukul 11.30 WIB kami mengunjungi museum
yang pertama yaitu Museum Fatahillah yang berlokasi di Jl. Fatahillah No. 3, Kota Tua Jakarta Barat. Disini kami dapat menelusuri berbagai peninggalan sejarah kota Jakarta sejak zaman prasejarah, masa kejayaan pelabuhan Sunda Kelapa, era penjajahan, hingga ke masa setelah kemerdekaan. Museum Fatahillah menyimpan 23.500 koleksi barang bersejarah, baik dalam bentuk benda asli maupun replika. Berbagai koleksi yang ada dipamerkan dalam beberapa ruangan, sesuai periode asalnya. Pembagian ruangan ini dan penataan koleksi yang ada sangat mempertimbangkan aspek artistik dengan harapan dapat berfungsi seoptimal mungkin sebagai sumber informasi bagi masyarakat. Koleksi yang dipamerkan ke publik hanya sekitar 500 buah saja, sedangkan sisanya disimpan dalam ruang penyimpanan. Secara berkala, koleksi ini dirotasi sehingga dapat dilihat oleh masyarakat.
yang pertama yaitu Museum Fatahillah yang berlokasi di Jl. Fatahillah No. 3, Kota Tua Jakarta Barat. Disini kami dapat menelusuri berbagai peninggalan sejarah kota Jakarta sejak zaman prasejarah, masa kejayaan pelabuhan Sunda Kelapa, era penjajahan, hingga ke masa setelah kemerdekaan. Museum Fatahillah menyimpan 23.500 koleksi barang bersejarah, baik dalam bentuk benda asli maupun replika. Berbagai koleksi yang ada dipamerkan dalam beberapa ruangan, sesuai periode asalnya. Pembagian ruangan ini dan penataan koleksi yang ada sangat mempertimbangkan aspek artistik dengan harapan dapat berfungsi seoptimal mungkin sebagai sumber informasi bagi masyarakat. Koleksi yang dipamerkan ke publik hanya sekitar 500 buah saja, sedangkan sisanya disimpan dalam ruang penyimpanan. Secara berkala, koleksi ini dirotasi sehingga dapat dilihat oleh masyarakat.
Pada
pukul 11.30 WIB sampai dengan pukul 12.30 WIB kami mengunjungi museum
kedua yaitu Museum Wayang yang berlokasi di Jl. Pintu Besar Utara No. 27, Kota Tua Jakarta Barat. Museum ini memiliki berbagai macam jenis wayang baik jenis wayang indonesia dan berbagai macam koleksi wayang, boneka dari manca negara. Dengan mengunjungi museum ini kami dapat mengenal dan melihat koleksi wayang kulit, wayang golek, koleksi wayang dan boneka dari negara negara tetangga seperti seperti Malaysia, Thailand, Suriname, Cina, Vietnam, Perancis, India dan Kamboja, termasuk juga koleksi set gamelan dan juga lukisan wayang.
kedua yaitu Museum Wayang yang berlokasi di Jl. Pintu Besar Utara No. 27, Kota Tua Jakarta Barat. Museum ini memiliki berbagai macam jenis wayang baik jenis wayang indonesia dan berbagai macam koleksi wayang, boneka dari manca negara. Dengan mengunjungi museum ini kami dapat mengenal dan melihat koleksi wayang kulit, wayang golek, koleksi wayang dan boneka dari negara negara tetangga seperti seperti Malaysia, Thailand, Suriname, Cina, Vietnam, Perancis, India dan Kamboja, termasuk juga koleksi set gamelan dan juga lukisan wayang.
Pada
pukul 12.30 WIB sampai dengan pukul 13.30 WIB kami mengunjungi Museum
Seni Rupa dan Keramik yang berlokasi di Jl. Pos Kota No. 2 Kota Tua, Jakarta Barat. Museum seni rupa dan keramik ini berfungsi untuk menampilkan, memajang, dan mengedukasi tentang seni rupa tradisional dan keramik dari Indonesia. Dan juga Museum Seni Rupa dan Keramik Jakarta ini masuk dalam kategori pusat pelestarian seni rupa bertaraf internasional. Sehingga bukan saja memajang karya seni rupa dan keramik dari indonesia saja namun juga bertambah fungsi untuk menyimpan, merawat, mengamankan, meneliti, dan memperagakan beragam koleksi keramik dan karya seni rupa dari berbagai masa bukan saja dari mancanegara. Fasilitas di museum ini terdapat fasilitas seperti Ruang Serbaguna, Workshop Keramik, dan Workshop Melukis.
Seni Rupa dan Keramik yang berlokasi di Jl. Pos Kota No. 2 Kota Tua, Jakarta Barat. Museum seni rupa dan keramik ini berfungsi untuk menampilkan, memajang, dan mengedukasi tentang seni rupa tradisional dan keramik dari Indonesia. Dan juga Museum Seni Rupa dan Keramik Jakarta ini masuk dalam kategori pusat pelestarian seni rupa bertaraf internasional. Sehingga bukan saja memajang karya seni rupa dan keramik dari indonesia saja namun juga bertambah fungsi untuk menyimpan, merawat, mengamankan, meneliti, dan memperagakan beragam koleksi keramik dan karya seni rupa dari berbagai masa bukan saja dari mancanegara. Fasilitas di museum ini terdapat fasilitas seperti Ruang Serbaguna, Workshop Keramik, dan Workshop Melukis.
Harapan
saya sebelum melakukan kegiatan ini adalah saya dapat lebih mengenal beragam
kebudayaan yang ada di Indonesia. Termasuk beragam jenis wayang dan seni rupa. Harapan lainnya adalah agar saya dapat melestarikan kebudayaan Indonesia. Selain itu kepada pemerintah atau pengelola museum diharapkan juga dapat meningkatkan kualitas museum dengan cara merawat museum dengan baik, menambah koleksi museum, dan berbagai hal lainnya sehingga orang-orang lebih tertarik berkunjung ke museum. Jika perlu adakan acara setiap akhir pekan yang mengundang grup musik atau artis untuk menarik perhatian pengunjung.
kebudayaan yang ada di Indonesia. Termasuk beragam jenis wayang dan seni rupa. Harapan lainnya adalah agar saya dapat melestarikan kebudayaan Indonesia. Selain itu kepada pemerintah atau pengelola museum diharapkan juga dapat meningkatkan kualitas museum dengan cara merawat museum dengan baik, menambah koleksi museum, dan berbagai hal lainnya sehingga orang-orang lebih tertarik berkunjung ke museum. Jika perlu adakan acara setiap akhir pekan yang mengundang grup musik atau artis untuk menarik perhatian pengunjung.
Keanekaragaman
budaya Indonesia harus tetap dipertahankan dilestarikan. Mencintai
keanekaragaman seni dan budaya yang dimiliki oleh bangsa Indonesia adalah
tanggung jawab kita semua sebagai warga negara Indonesia yang baik. Melalui
kegiatan mengunjungi museum- museum ini, saya mendapat pelajaran bahwa ternyata
Indonesia mempunyai beragam jenis museum dan beragam pula koleksinya seperti di
museum fatahillah, museum wayang yang terdapat beranekaragam wayang dan museum
seni rupa dan keramik yang terdapat berbagai jenis seni rupa dan keramik.
Melalui
kegiatan ini banyak masyarakat Indonesia yang akan tertarik untuk mengunjungi
museum-museum ini. Kegiatan ini juga memberikan pengalaman menarik seputar
museum dan koleksi-koleksi yang terdapat dalam museum. Dan memberikan rasa
bangga terhadap Negara Indonesia. Sehingga akan dapat meningkatan jiwa
nasionalisme dalam pribadi tiap-tiap individu. Manfaat lain mengunjungi museum
yang tidak kalah penting adalah meningkatkan rasa nasionalisme dan kebangsaan
karena melihat secara nyata bukti perjuangan para pejuang dalam merebut dan
mempertahankan kemerdekaan. Hal ini tentu sangat penting sehingga generasi muda
kita akan selalu mengingat sejarah dan memiliki rasa cinta yang besar pada
bangsanya.
Upaya
meningkatkan nasionalisme yang akan saya berikan terkait jurusan dan profesi
saya kedepannya adalah mendirikan usaha. Lalu karyawan yang bekerja ditempat
saya akan saya biasakan untuk setiap beberapa bulan sekali akan diadakan
kunjungan pada museum, karaoke lagu daerah, membiasakan mengikuti aturan serta
memperkenalkan tarian tradisional, memperkenalkan masakan tradisional dengan diadakan
catering dengan masakan-masakan yang meruppakan ciri khas dari daerah yang
berbeda-beda.
Comments
Post a Comment